Ketahanan Pangan Kalurahan adalah kemampuan suatu Kalurahan untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduknya secara mandiri dan berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, dan konsumsi pangan yang sehat, beragam, dan sesuai dengan kebutuhan lokal.
Dalam implementasi Program Ketahanan Pangan Kalurahan Sukoharjo, Pemerintah Kalurahan Sukoharjo melalui Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKAL) SUKMA Kalurahan Sukoharjo membentuk satu unit usaha baru, yaitu Peternakan Ayam Petelur.
Lurah Sukoharjo, Hadi Subronto bersama dengan Direktur BUMKAL SUKMA, Y. Priyo Budiartanto resmi melepaskan 1000 ayam petelur, yang ditempatkan dalam kandang ayam milik kalurahan sukoharjo, bertempat di Dusun Wonosalam. Usia ayam yang dilepaskan berusia 13 minggu pada tanggal 2 Januari 2026, dan diperkirakan akan mulai bertelur di awal bulan Maret 2026 atau berumur 21 minggu.
Lurah Sukoharjo, Hadi Subronto berharap dengan adanya Ketahanan Pangan Ayam Petelur ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kalurahan Sukoharjo, karena harga telur yang semakin meningkat setiap waktunya, dan Ketahanan Pangan ini sebagai salah satu upaya Pemerintah Kalurahan Sukoharjo untuk dapat meningkatkan Kemandirian Pangan serta Kesejahteraan Masyarakat Kalurahan Sukoharjo.
Program Ketahanan Pangan Ayam Petelur ini akan dikelola oleh BUMKAL SUKMA Kalurahan Sukoharjo, yang selain menyejahterkaan masyarakat akan dapat meningkatkan PAD Pemerintah Kalurahan Sukoharjo dalam tahun-tahun selanjutnya. (AR)

